Bocah Cilik Yang Sukses
Drap..drap..drap.. bunyi suara langkah kaki si ALI.. “woi Deni aku bisa membuat layang-layang” kata ALI “mana sini kulihat?” kata Deni sambil merampas langsung “sebentar dong kamu ndak sabaran banget sih?” Kata Ali. Selama ini Ali tidak sempat beramain layang-layang karena dia tidak punya uang.Ali mencoba menarik layang-layang ke sana kemari,tapi sayangnya dia tidak bisa menerbangkannya.Hari sudah senja Ali pun di pangil Emaknya dirumah untuk pulang
Keesokan harinya Ali sekolah pada jam 5 pagi,karena dari rumahnya ke sekolah sangat jauh dan harus jalan kaki,tapi dia tetap tegar untuk bersekolah supaya bisa mencapai cita-citanya.Sesampai di kelas dia sudah bersiap untuk belajar bukan bermain. Hari ini pelajaran IPS, Pak Handoko menghampiri Ali “Ali apa cita-citamu?” Ali menjawab “saya ingin sekali menjadi pengusaha mainan pak,tapi keluarga saya tidak punya dana pak!” “jangan mudah menyerah dong,kamu pasti bisa!”.
Selesai pelajaran dia terus memikirkan apa yang dibicarakan pak Handoko kepada dia. “Anak anak saatnya pulang” ucap pa Handoko.Ali bergegas dari tempat duduknya ke luar sekolah. “DEENIII” teriak Ali “Kenapa?” kata Deni “Eh kita cari barang bekas yo?” seru Ali “Ndak ah,aku males!” gerutu si Deni “Ya sudah deh!” ucap si Ali. Ali langsung bergegas ke tempat pembuangan sampah.
Setelah beberapa lama si Ali menemukan banyak macam macam benda.Dia ingin ke tempat Om nya yang memproduksi barang bekas menjadi barang bagus.Tetapi ketika si Ali ingin ke tempat Omnya dia bertemu dengan tetangganya yang mengatakan bahwa Ibunya sedang sakit.Dia langsung ke rumah dan langsung menggoyang-goyangkan ibunya “Ma,Emak?” ucap Ali “kenapa nak?” kata Emak “emak kenapa ndak ngasih tau kalo emak sakit keras!” kata Ali “ibu ndak mau nyusahkan kamu nak!” Ali langsung mengobatinya.
3 hari berikutnya Emak sudah pulih kembali,Ali pun langsung mencoba membuat sesuatu dari barang bekas dengan bantuan Omnya dan akhirnya Ali dapat membuat bermacam-macam barang.Dia senang karena dia dapat membuat sesuatu.
Ketika si Ali mendengarkan ada lomba membuat barang dari barang tidak terpakai dia langsung membuat barang istimewa.Dalam seminggu dia fokus kepada barang yang mau di tontonkannya. Lombapun dimulai dia takut akan kalah tapi Omnya mensuport dia harus percaya diri.tidak Berapa lama akirnya si Ali mendapatkan juara pertama dan mendapatkan uang tunai 1juta 500ribu.dia pun senang dan bangga.
Di dalam lomba itu siapa yang menang ,hasil karyanya akan di pasarkan di seluruh nusantara, tetapi tidak lama hp om ali berbunyi
Om:halo ini siapa ya?
D:ini dery Om!
O:kenapa der?
D:ibunya Ali sakitnya kambuh lagi
O:o..oh iya om bakal ngasih tau ke Ali
D:makasih yah om
Om ali langsung kasih tahu ali dan bergegas pulang kerumah tapi sudah terlambat Emaknya Ali sudah meninggal “EMAAAK!”meringis Ali “sabar Ali,ini cobaan,oiya ada pesan buat kamu dari ibumu katanya “MAKASIH YAH NAK KAMU SELAMA INI MENJAGA EMAK”! ucap dery mendengar itu Ali langsung memeluk almarhum ibunya sangat erat.
Keesokan harinya almarhum Emaknya Ali dikuburkan.3 bulan telah berlalu,Ali telah tinggal bersama omnya yang merawat dia selama 3 bulan ini,tetapi dia sudah dapat menghidupi dia sendiri tanpa pertolongan.Omnya pun merasa bangga,lama kelamaan orderan memesan barangnya si Ali makin banyak dan akhirnya dia menjadi BOCAH CILIK YANG SUKSES,dia pun merasa senang dapat membantu orang orang yang kekurangan.20 tahun telah berlalu dia mempunyai keluarga dan kehidupan dan layak tapi dia tidak tinggi hati dia tetap berterima kasih terhadap semua orang yang telah mensuport dia Apalagi OMNYA DAN EMAKNYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar